| Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat Dr. Donny Setha, S.T. S.H, M.H, melaksanakan reses masa sidang I tahun ke-III, tahun Anggaran 2022, Kamis (27/1/2022) |
Langkat I Satelitonline.com
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat Dr. Donny Setha, S.T. S.H, M.H, melaksanakan reses masa sidang I tahun ke-III, tahun Anggaran 2022, Kamis (27/1/2022), sekitar pukul 14.00 Wib. Pelaksanaan Reses bertempat, di Graha Taman Ekowisata Hutan Mangrove di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumut.
Dalam reses tersebut, Donny menyampaikan banyak manfaat dari kegiatan reses. Ia pun menyampaikan arti reses kepada masyarakat yang hadir.
Dikatakannya, reses adalah kegiatan untuk menjemput aspirasi, menampung aspirasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di lembaga DPRD Langkat. Masyarakat yang memeiliki persoalan, baik itu bagi pemerintahan desa, bisa menyampaikan keluhan terhadap desanya direses ini, ucapnya
Kepala Desa Lubuk Kertang Jul Insan mengatakan, pihaknya berharap kepada Wakil Ketua DPRD Langkat Donny Setha untuk memperjuangkan adanya embung atau waduk di desa Lubuk Kertang, tujuaanya untuk mengairi lahan pertanian, sebab didesa ini masyarakatnya mayoritas petani.
“Ada sekitar 830 hektare luas lahan pertanian tadah hujan di Desa Lubuk Kertang, dan Desa Lubuk Kertang adalah salah satu lumbung padi di Kabupaten Langkat,” sebut Jul Insan.
Iapun menanbahkan, terkait keluhan masyarakat tentang masih maraknya pencurian kayu mangrove di kawasan hutan mangrove Lubuk Kertang ini.
Sementara itu, Syahyan Rahman warga setempat, juga berharap, dalam kegiatan reses tersebut, agar menjadi perhatian pembangunan akses jalan, serta adanya pembangunan waduk di Desa Lubuk Kertang.
Lain pula dengan Ahadi Yusuf, pihaknya berharap, agar jalan dusun yang ada di Desa Lubuk Kertang dapat diaspal hotmix dan meminta rehab tanggul air asin di Dusun II menuju Dusun III.
Sementara dari perwakilan kaum ibu-ibu, mengeluhkan tentang pembagian bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pemerintah lainnya untuk keluarga miskin, yang dinilai tidak tepat sasaran. Dimana, kata Ibu Cut (pangilannya) mengatakan bahwa, ada warga yang mampu, tapi dapat bantuan PKH, sedangkan yang miskin banyak yang tidak dapat.
“Menangis kami di depan pintu, melihat yang mampu dapat bantuan, sedangkan kami yang miskin tidak dapat,” lirih ibu lainnya menyampaikan.
Terhadap aspirasi yang disampaikan masyarakat, Donny berjanji akan menindak lanjuti semua aspirasi yang disampaikan masyarakat, dalam agenda rapat dan akan berkoordinasi ke dinas maupun instansi terkait. Permasalahan pencurian kayu mangrove, akan kita undang pihak-pihak terkait untuk membicarakan lebih lanjut.
Terhadap permintaan hotmix jalan, ia berjanji akan memperjuangkan hotmix jalan di Dusun di desa Lubuk Kertang menjadi prioritas.
Informasi dirangkum awak media ini, dalam kegiatan reses tersebut, juga dihadiri Camat Brandan Barat yang diwakili Sekcam, Ketua BPD Lubuk Kertang, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda dan masyarakat Desa Lubuk Kertang. (Red)
Posting Komentar