Milad Ke-1 Persaudaraan Anak Seto (PAS) Medan, Jaga Persaudaraan Dalam Merajut Silaturahmi



MEDAN I Satelitonlinenews.com

Syukuran Milad ke-1 Persaudaraan Anak Seto (PAS) Kota Medan bertemakan "Perkuat Persaudaraan  Silaturahmi dan Kekompakan" Bertempat di Cafe/Warkop Apa Adanya, Jln Menteng VII Tepatnya didepan Kampus PTKI Medan, Sumatera Utara. Minggu (27/08/23)  Pkl 13.00 Wib sampai selesai. 


Dalam Milad pertama ini keluarga PAS Medan sedikit mengadakan beberapa rangkaian acara yaitu, Syukuran makan bersama sesama anggota, temu ramah sesama anggota dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Pas Medan Saipul Zuhri didampingi Sekretaris Syafarudin Sikumbang dan segenap pengurus PAS dan Penasehat. Sebelum acara syukuran dimulai Do'a bersama dipimpin langsung oleh Al-Ustad Ramadius S.Ag yang merangkal selalu penasehat 


Ketua Persaudaraan Anak Seto (PAS) Medan, Saipul Zuhri dalam kata sambutannya mengungkapkan jika acara ini adalah acara yang spesial mesikupun dilakukan dengan sederhana.


"Ini adalah acara yang penuh makna. Sesuatu yang sangat membahagiakan. Melanjutkan  kiprah dan kontribusi demi menjunjung cita-cita pendiri yang telah dicanangkan sejak awal berdirinya PAS ini. 


Ketua PAS Medan Saipul Zuhri didampingi Sekretaris Ir Syafarudin Sikumbang kepada wartawan S24 mengatakan saat ini anggota PAS yang sudah terdaftar mencapai 150 orang dengan berbagai latar belakang bidang usaha dan pekerjaan.

Thema yang digalakkan ini, lanjutnya, harus dilakukan dalam proses yang benar-benar dijiwai oleh semua anggota. "Saya ingin memulainya dengan taaruf. Apa sebenarnya arti nama dari Group PAS ini, apa yang harus dilakukan dan apa cita-citanya. Sifat mengenal harus dilakukan dengan baik agar Group kita ini bertambah solid kedepannya. 


Saipul mengajak mari kita kenali diri kita sendiri apapun jabatan serta fungsinya. Kita sama-sama berperan penting untuk mewujudkan cita-cita PAS ini untuk kedepannya. Satu tahun umur PAS kita sudah banyak melaksanakan kegiatan sosial, seperti memberikan donasi kepada saudara-saudara kita yang menderita dikarenakan sakit, begitu juga yang ditimpa musibah dan mendapatkan kemalangan seperti meninggal dunia. Kita di Group PAS ini tidak ada membeda2kan suku dan agama bagi kita semua sama. Sesuai dengan nama Group perkumpulan kita" Persaudaraan Anak Seto" 


Ditempat yang sama Penasehat PAS Herman Koto dalam arahan dan bimbingan nya mengatakan akan tetap bersama-sama dengan pengurus untuk membesarkan PAS ini. Kita sangat mengapresiasi kegiatan syukuran Milad ke 1 yang diadakan Pengurus PAS ini moga kedepannya lebih baik dari yang sekarang ini. 


Herman Koto juga mengucapkan terimakasih kepada pengurus PAS yang sudah berhasil mengemban amanah PAS. Seperti menjalani hak dan kewajiban. Saya mewakili Penasehat PAS berpesan kepada pengurus agar tetap menjaga kekompakan. Sesuai Thema: Perkuat Persaudaraan, Silaturahmi dan Kekompakan. Kemudian jangan  sekali-kali membedakan suku dan agama dalam Group Pas yang kita bangun ini. Kita memang bukan sedarah tapi lebih dari saudara. Kalau ada yang kurang cocok atau tidak sepaham dengan kebijakan pengurus jangan sekali-kali dibicarakan dalam Group. Kita sarankan disampaikan saja melalui Hp pribadi atau ketemu secara langsung. 


Dalam Group PAS ini terdiri dari banyak suku diantaranya ada suku, Minang, Jawa, Mandailing bahkan suku batak juga ada di Group ini. Begitu juga kita beritahukan bahwa anggota PAS ini ada di mana-mana seperti Malaysia, Jakarta, Padang dan Kita Medan pada khususnya. Namun bersilaturahmi bertatap muka secara langsung belum dapat kita laksanakan. InsyaAllah kedepan nya akan kita coba kordinasikan. 


"Lanjut, Herman Koto untuk menjaga persatuan ini agar menjadi lebih solid tidak gampang namun semuanya sudah terjawab. Kepengurusan priode 2021-2023 yang dinahodai Sailul Zuhri dan Ir Syafarudin Sikumbang selaku  Sekretaris sudah sangat baik dan tanpa adanya cela. 


 Perlu diingat kita harus solid dan kompak kemudian saling memahami. Boleh ada saling perbedaan antar kita maupun dengan yang lain. Yang perlu dipahami adalah bukan harus menjadikan kita berkeping-keping. Sayang sekali jika hal yang sudah dibangun dengan baik, dibiarkan hancur begitu saja. Tutup Herman. Red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama