Soal Cak Imin Panglima Santri Palsu, LBH GP Ansor Sesalkan Pernyataan Pengurus PBNU

 



MEDAN I Satelitonlinenews.com
Adanya Pernyataan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) angkat suara terkait dengan banyaknya baliho dan spanduk Muhaimin Iskandar dengan embel-embel Panglima Santri dan menuduh Cak Imin Panglima Santri palsu
Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, hanya menggunakan sebutan Panglima Santri untuk kepentingan politis.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Sulaeman Tanjung setelah pengangkatan Panglima Santri NU 2023.
"Selama ini kan ada panglima santri tapi politis. Itu Cak Imin itu pakai simbol panglima santri tapi hanya jelang pemilu.

Joni Sandri Ritonga,SH MH selaku pengurus LBH GP Ansor Sumut sangat menyesalkan pernyataan Sulaiman Tanjung, karena sudah jelas bahwa Cak Imin tidak menyampaikan dalam baliho bahwa Cak Imin adalah Panglima Santri NU, melainkan panglima santri saja.  Sehingga menurut hemat
saya Sulaiman Tanjung sangat mengada-ada atau terlalu baper.

Kata-kata yang dilontarkan terhadap cak imin yang mengatakan panglima santri palsu ini patut di perdalam dan juga kata-kata tersebut cenderung menimbulkan unsur pidana, apabila kata-kata tersebut ternyata tidak bisa
dibuktikan Secara analisa  hukum kata panglima santri yang sering digunakan oleh cak imin dalam baliho sedikitpun tidak ada delik unsur pidana yang ditimbulkan dan secara teknispolitik juga kata-kata panglima santri juga tidak
melanggar.red2

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama