Padangsidimpuan, Satelitonlinenews.com
Majelis Ulama ( MUI ) Kota Padangsidimpuan mengapresiasi kinerja Kepolisian dan BNNK Kabupaten Tapanuli Selatan ( Tapsel ) melakukan razia mendadak dalam upaya untuk menjaga Siskamtibmas yang aman dan kondusif ditengah - tengah masyarakat Kota Padangsidimpuan.
Hal ini langsung disampaikan Ketua MUI Kota Padangsidimpuan Drs. H. Zulfan Efendi Hasibuan, MA kepada media ini melalui telepon selulernya, Jum'at ( 6 / 10 ) Siang.
Menurutnya, kegiatan ini harus berkelanjutan supaya membuat efek jera kepada para pelaku maksiat, pelaku narkoba dan juga kepada para oknum pengusaha, baik pengusaha kos - kosan begitu juga dengan pengusaha perhotelan yang menyediakan tempat untuk ajang prostitusi.
Apalagi Kota kita tercinta ini merupakan Kota Dalihan Na Tolu, Kota yang ber Akhlak dan masih kental dengan norma - norma agama dan adat istiadat.
Menurutnya, Narkoba sangat identik dengan prostitusi yang merupakan penyakit masyarakat yang harus kita musuhi bersama demi terciptanya keamanan yang kondusif ditengah - tengah masyarakat khususnya masyarakat Kota Padangsidimpuan ini.
"Jelas - jelas kita dari MUI Kota Padangsidimpuan mendukung kinerja kepolisian bersama BNNK untuk memberantas peredaran narkoba dan juga tempat - tempat yang menyediakan prostitusi baik itu kos - kosan maupun Hotel,"Ucap Zulfan Efendi Hasibuan.
Apalagi baru - baru ini aparat penegak hukum kepolisian bersama BNNK melakukan razia di kos - kosan dan Hotel yang menemukan beberapa pasangan yang tidak resmi ( Mesum ), dan lebih parah lagi diantara penghuni kos - kosan dan Hotel ini ditemukan 5 orang positif pemakai narkoba setelah dilakukan test urine ditempat oleh BNNK.
"Saat dilakukan razia oleh petugas Polres Padangsidimpuan bersama BNNK di Hotel Maninjau yang terletak di Jln. Kapten Koima Kecamatan Padangsidimpuan Utara, ditemukan berapa pasangan tidak resmi ( mesum ) yang diantaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dilakukan test urine oleh petugas BNNK."
Untuk itu kita meminta supaya aparat penegak hukum baik pemerintah Kota Padangsidimpuan supaya melakukan bentuk teguran kepada pengusaha Hotel Maninjau supaya lebih memperketat peraturan untuk para pengunjung Hotel tersebut, mengingat karena di Hotel Maninjau tersebut ditemukan berapa pasangan mesum dan ditemukan beberapa orang yang positif narkoba.
"Kita meminta supaya aparat penegak hukum menerapkan hukuman yang berat kepada pelaku narkoba, selanjutnya kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan supaya mempertegas peraturan bila perlu dilakukan Peraturan Daerah ( Perda ) terkait prostitusi,"Tegas Zulfan Efendi Hasibuan.
Sebelumnya, Kita ( MUI ) berulang kali melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat bersama - sama Polres Padangsidimpuan sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan ini.
Selain itu kita juga dari MUI Padangsidimpuan selalu mensyiarkan akan bahaya narkoba kepada masyarakat, baik melalui pengajian, ibadah dan kegiatan lainnya sebagai upaya untuk turut serta membasmi narkoba di Kota Padangsidimpuan ini.
Selanjutnya, Ketua MUI Kota Padangsidimpuan Drs. H. Zulfan Efendi Hasibuan, MA mengajak peran aktif masyarakat, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemerintahan berperan aktif untuk melakukan upaya pencegahan peredaran narkoba karena narkoba ini merupakan musuh kita bersama untuk menyelamatkan generasi kita supaya tidak terjerumus kepada lingkaran iblis ( Narkoba ) ini, terang Zulfan Efendi Hasibuan.(Rnst)



Posting Komentar