Bejat, Modus Mau Diajari, Sopir Angkot Cabuli Anak Dibawah Umur



Padangsidimpuan - Bukannya melindungi dan mengayomi kepada anak, malah sosok bapak yang berprofesi sopir angkot ini mencabuli anak dibawah umur ini didalam angkotnya.


Perbuatan bejat ini dilakukan oleh MP ( 55 ) didalam angkotnya dengan imingan mau mengajari pelajar yang masih duduk dibangku SD ini, Sebut saja Bunga ( 10 ).


Menurut informasi yang diterima dari Humas Polres Padangsidimpuan ( Psp ), peristiwa ini terjadi pada hari Rabu kemarin ( 20 /3 ).


"Peristiwa ini terjadi pada Rabu ( 20 /3 ) kemarin, Saat itu korban menumpangi angkot pelaku saat hendak mau pulang sekolah,"Sebut Kasi Humas AKP Kenborn Sinaga kepada wartawan. 


Kenborn menjelaskan, Korban merupakan siswa SD yang berada di pusat Kota Psp dan kesehariannya sudah terbiasa menaiki angkot dari rumah ke sekolah yakni angkot 04 jurusan Batunadua - Pusat Kota Psp.


Saat pulang sekolah hari rabu kemarin, korban menaiki angkot pelaku dan didalam angkot itu hanya ada korban dan seorang teman sekolahnya. 


Tepat di Jln. SM Raja, Sitamiang Kecamatan Psp Selatan, teman korban ini turun dari angkot. Selanjutnya pelaku MP ini menyuruh untuk pindah duduk kedepan (Samping sopir).


Perintah pelaku ini ditolak oleh korban, tetapi pelaku terus membujuk korban dengan imingan akan diajari pelaku kalau duduk disampingnya.


Mungkin dengan bujukan pelaku ini korban akhirnya pindah duduk kedepan yakni samping sang pelaku ini.


Masih dalam perjalanan, MP ini mulai melakukan aksinya dengan meraba raba paha korban.


Lebih beratnya lagi pelaku ini memperlihatkan kemaluannya kepada korban sambil mengocok kemaluannya. Akhirnya pelaku ini berhenti melakukan aksinya ini kepada korban usai si pelaku ini mengeluarkan cairan ( sperma ) dari kemaluannya. 


Kepada korban si pelaku ini mengancam supaya tidak menceritakannya kepada siapapun. 


Saat sampai dirumahnya, Korban langsung menceritakan perbuatan yang dilakukan si pelaku kepada ibunya. Mendengar cerita dari anaknya ini, sang ibu yang sudah tersulut emosi langsung ke terminal untuk mencari si sopir angkot. 


Saat bertemu langsung di terminal, si pelaku ini sebelumnya tidak mengakui perbuatannya, hanya cuma memegang paha korban.


Tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu, akhirnya ibu korban langsung membuat laporan ke Polres Psp. 


Atas laporan ibu korban, akhirnya pelaku berhasil diamankan dan kepada petugas pelaku mengakui perbuatannya dengan alasan sudah lama tidak diberi jatah oleh istri. (Rnst)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama