Pengawasan Kurang Maksimal, Proyek Replanting Ulang PTPN IV Kebun Balimbingan tidak Sesuai Bestek

 


Simalungun - Pasca pemberitaan Replanting atau peremajaan tanaman yang letaknya di PTPN IV Kebun Balimbingan Afdeling II dan III yang dilakukan pihak Vendor tahun 2024 ternyata kurang maksimal dalam pengawasannya dilakukan dari pihak perkebunan.sendiri 


Hendrik Bangun, Asisten Tanaman Afdeling III malah memberikan link berita kepada Vendor seperti, Anto BD salah satu nya Seorang  (Anggota DPRD), Nasir dan H.Budi, untuk menanyakan Langsung pekerjaan yang dilakukan dari pihak  Vendor  diduga asal jadi.untuk memperkaya diri sendiri dan merugikan Uang Negara miliaran 


"Langsung saja dengan vendornya bang, sudah dikirim link beritanya dengan vendor itu bang,"elak Hendrik, melalui Whatas app belum lama ini 



Ditanyai terkait pekerjaan tanpa menggunakan parit isolasi dan chipingan yang terlalu  tebal, Hendrik menyarankan kembali untuk menanyakan langsung dengan vendornya.


Ketika saat disambangi di rumah dinas, Hendrik mengatakan, proyek repleplanting luas lahan yang dikerjakan sekitar ratusan hektar. " H.Budi luasynya 300 Ha, Anto BD seluas 79 Ha, Nasir seluas 100 Ha, dan banyak lagi Vendor yang mengerjai bang" ucap Hendrik kembali.



Sementara itu, Irfan Aulia Dalimunte,selaku Maneger Kebun Balimbingan saat dikonfermasi tentang  kegiatan proyek  Replanting di wilayah kebunnya tidak dapat memberi komentar saat ditanyai melalui WhatsApp dan saat dihubungi melalui selulernya.juga tidak memberi balasan


Hal yang juga serupa ditanyakan dengan Askep Asisten Kepala Afd  Peri  Saragih tidak memberi tanggapan saat di Whatsapp alis bungkam seribu bahasa  selasa 12 /3/2024



Sebelumnya, Pekerjaan Peremajaan ulang yang sedang berjalan di PTPN IV Kebun Unit Balimbingan dilakukan Vendor atau disebut Pemborong tampaknya asal jadi tidak sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama