“PERANG DI BULAN RAMADHAN”



Oleh : H Syahrir Nasution


Jangan biarkan KEDHALIMAN DAN KECURANGAN merajalela di muka bumi Allah ini. Justeru itu harus bangkit dan “PERANGILAH”!!!!.


Nabi Muhammad SAW berperang melawan KECURANGAN dan KEDHALIMAN pada waktu bulan Ramadhan , dimana Kecurangan dan Kedhaliman tersebut dilakukan oleh kaum Kafir Quraish , perang itu dikenal dengan sebutan PERANG BADAR dan langsung Nabi Muhammad sendiri memimpin Peperangan itu. Peperangan itu sendiri di menangkan oleh : Nabi Muhammad beserta ummat Islam pengikut setianya demi menegakkan yang HAK serta Keadilan dan menghancurkan Kebathilan maupun KECURANGAN & KEDHALIMAN kaum Quraisyh yang dilakukannya. Di bulan yang berkah dan Pengampunan ini sangat tepat dan Momentum yang “ PAS “ untuk membinasakan orang orang yang berbuat “ Kecurangan dan Kedhaliman “ serta Pengkhianatan terhadap Rakyatnya maupun Negaranya. Dalam konteks saat ini dimana kita memulai awal PUASA RAMADHAN 1445.H/ 2024.


 Terkait dengan kita baru selesai melakukan Pemilu / Pilpres . 2024, ditengarai banyaknya protes protes dari Rakyat maupun elemen Masyarakat tentang penghitungan hasil Pilpres mauoun Pemilu yang masih dalam Proses Penghitungannya secara Manual , sudah terlihat kejanggalan kejanggalan nya dengan praktek “ Kecurangan  Kecurangan” disana sini. Disamping juga adanya “ Penggelembungan Suara disatu Pihak  (Bubble Vote), hal ini mengindikasikan adanya Praktek Penghitungan Suara secara Kecurangan yang Mendholimi Rakyat Pemilihan. Untuk itu untuk , agar Bulan Suci Ramahan ini mendapat Rahmad , Magfirah  serta Terbebasnya dari Azab Api Neraka , perlu kiranya kita menyadari perbuatan perbuatan yang dilarang Allah tersebut kita buang jauh dan jika ada diantara kita sudah sempat “ TERLANJUR BASAH” melakukannya termasuk juga kategori yang diatas tersebut “ Bersegeralah Minta Ampun Kepada Allah Swt dan Berthaubat Nasuha. Jika pun hal itu tidak dilaksanakan , tunggulah BALA TENTARA ALLAH “ akan segera datang memberondong kepada siapa saja yang berbuat “ Kecurangan Kecurangan dan Kedhaliman Kedhaliman itu di atas BUMI ALLAH ini. Sebab Bumi dan Langit tidak akan tinggal diam melihat kelakuan kelakuan Ummat nya , apalagi PENGETUKAN PINTU LANGIT sudah lama dilakukan oleh orang orang Sholeh maupun Sholehah agar dibukakan Pintu itu oleh Malaikat atas Perintah sang KHALIK PEMILIK BUMI DAN LANGIT ini. Qatamallahu Lailla Banna Waroshulihi Innallaha Qowiyul Azis.

Waqulja Al Haqqu Wazahaqqal Bathillu  Innalla Bathilu Qana Zahuqqa”.



* H. Syahrir Nasution. Glr Sutan Kumala Bulan .  Wakil Ketua HIKMA Sumut.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama