Medan -Adanya informasi yang berkembang dari masyarakat dan Media, bahwa telah terjadi dugaan korupsi di RS Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem dalam pemotong Intensif Jasa Pelayanan Medis yang diduga dilakukan sepihak oleh Direktur Rs Jiwa IL, sehingga kita meminta kepada Kejatisu agar mengusut dugaan korupsi dan pungli di rumah sakit milik Pemprovsu tersebut, Tegas Ketua Kordinator Pusat Gerakan Masyarakat Pemuda Nasional (Gema Pena ) Sumut Indra Sakti Batubara kepada Wartawan, Rabu (18/12).
Menurut Indra, Pemotongan dana intensif tersebut diduga dilakukan Direktur Rs Jiwa IL terhadap seluruh pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Honorer yang bekerja RS Jiwa Pror Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara. Begitu juga Hasil informasi yang kami terima, bahwa Direktur RS Jiwa tidak memberikan informasi apapun mengenai potongan tersebut, dan pemotongan gaji intensif Jasa Pelayanan Medis ini sudah dilakukan setahun belakangan. Berdasarkan hal diatas, kami mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan Korupsi yang ada di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem, Mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk melakukan penyidikan serta penyelidikan terhadap dugaan pemotongan Intensif Jasa Pelayanan Medis yang diduga dilakukan sepihak oleh Direktur Rs Jiwa IL. Segera Lakukan pemeriksaan terhadap IL selaku Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem. Segera tetapkan tersangka terhadap pelaku Korupsi dan Mendesak PJ Gubernur Sumatera Utara untuk segera mencopot IL dari Direktur Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara, tegasnya.
"Kami juga akan melaksanakan Aksi Unjukrasa yang akan dilaksanakan pada Kamis, 19 Desember 2024, di Kantor Mapoldasu, Kejatisu, Kantor Gubsu & Kantor DPRDSU,ucapnya.red

Posting Komentar