Proyek Jalan Propinsi T. Jawa - Bts Asahan Dinas PUPR Propinsi Rp 9,4 Milyar Spesifikasi Teknik diduga di Manipulasi



Simalungun -Pekerjaan Proyek Peningkatan Struktur jalan Propinsi jurusan Tanah Jawa - Batas Asahan pada lokasi kabupaten Simalungun  Dengan pagu Anggaran Rp.9.484.780.000  sumber dana APBD Propinsi  yang di kerjakan Kontraktor PT.Anugerah Nyata Perkasa pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang unit pelaksana Pematang Siantar, 

di nilai Masyarakat kualitas Aspal Hotmix disangsikan,  pasalnya Penghamparan Hotmix Suhu diduga sudah di bawah Standar 100 derajat Celcius, dan terbukti masih terdapat Gumpalan Aspal Hotmix yang tersisa di lokasi kemudian lantai kerja seperti lobang tidak di bongkar.


Pantauan Di lokasi kemarin

Dimana masih dilakukan pekerjaan bahu jalan dan ini juga lapisan tanah tidak di padatkan main Cor dengan semen  Redemix, pekerjaan parit pasangan juga campuran semen juga disangsikan. sementara Pekerjaan Jalan Dengan Hotmix sekitar kurang lebih 2 km sudah dilaksanakan namun ada Kejanggalan diduga Ketebalan dan Pemadatan  Aspal Hotmix dan diduga   tidak Sesuai Dengan Spesifikasi Teknik, Dimana Permukaan jalan Tidak rata akibat Penggilasan dengan alat gilas  Tandem diduga Tidak standar dengan 21 gilasan Berulang- ulang. Kemudian  yang  paling fatal Aspal Hotmix diduga Suhunya tidak sesuai dengan Standar lagi dimana Permukaan Aspal terlihat Rongga- rongga setelah selesai di padatkan kemudian Tumpukan Aspal  Hotmix yang membeku yang tidak bisa di hampar di letakkan dilokasi terkesan  Pekerjaan Penghamparan Hotmix di paksakan Walaupun suhunya sudah berkurang karena jarak yang di tempuh dari AMP jauh  dari luar kota di tambah lagi Parkir di lokasi ber jam-jam  Lamanya dan ditambah lagi  Curah hujan saat ini sangat tinggi dilokasi.


Sementara Pakpahan dari pihak kontraktor mengatakan bahwa pekerjaan Pengaspalan dengan hotmix kontraktornya dari Medan dan Panjang pekerjaan lebih kurang 2 km," bahan aspal hotmix diambil dari Medan dan pekerjaan dari PUPR Propinsi," ujarnya.


Salah Satu warga yang tidak mau menyebut namanya mengatakan pekerjaan tersebut kurang Pengawasan dan di kwatirkan bangunan ini tidak bertahan lama hingga Merugikan keuangan Negara karena minimnya pengawasan diduga Pihak kontraktor bisa sesuka hatinya mengurangi spesifikasi teknik yang disepakati," di harapkan agar Pengawas Dari Pemerintah maupun konsultan Secara ketat melihat pekerjaan jangan ada konspirasi sesuaikan dengan RAB nya," ujarnya.Red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama