DAMPAK PEMBUKAAN HUTAN TERHADAP KEHIDUPAN



Oleh : Marwan Ashari Harahap

Direktur Eksekutif Yayasan Hayati Indonesia.

Ketua Umum Lembaga Konservasi Indonesia


Pembukaan Hutan, baik untuk pertambangan maupun untuk kepentingan apapun, akan berdampak bagi kehidupan di Bumi ini.


Pembukaan hutan maupun perambahan, baik Legal maupun ilegal akan akan memberikan dampak negatif bagi lingkungan hidup maupun kehidupan manusia.


Hutan maupun kawasan hutan adalah merupakan suatu ekosistem lingkungan yang saling mempengaruhi satu sama lainnya.


Kawasan hutan adalah merupakan habitat berbagai makhluk hidup serta berbagai keaneka ragaman hayati  (Biodiversity) di dalamnya.  Bila yang satu terganggu akan mempengaruhi makhluk yang lainnya, itulah secara sederhana disebut dengan ekosistem.


Dalam mengejar ketertinggalan perekonomian serta untuk mengejar income atau Pendapatan Negara , hutan sering kali dilirik  untuk dieksploitasi baik untuk pembukaan lahan areal tambang maupun untuk areal perkebunan serta untuk lahan industri dan keperluan lainnya. Namun mengabaikan kelestarian hutan itu sendiri, dan biaya Recovery cost untuk pemulihan yang jauh lebih besar serta tanpa mempertimbangkan kesinambungan hutan itu sendiri serta daya tampung dan daya dukung hutan itu sendiri yang memiliki fungsi dan peran menjaga keseimbangan ekosistem hutan itu sendiri, sehingga sering terjadi luas konsesi yang diberikan tidak memperhatikan dan mempertimbangkan aspek keseimbangan dan resiko yang dapat terjadi dikemudian hari.


Selain itu, izin yang diberikan sering disalahgunakan dan tidak memperhatikan kaidah dan ketentuan yang berlaku, akhirnya hutan dibabat habis, bukan tebang pilih dan aspek ekologis lainnya.


Pada dasarnya Pembukaan hutan akan mempengaruhi, makhluk hidup yang ada dikawasan hutan, karena hutan adalah merupakan habitat- Rumah tinggal bagi makhluk hidup, baik  mamalia maupun jenis serangga dan juga bagi kehidupan manusia.


Bila Rumah tinggal makhluk hidup yang sudah aman dan nyaman   bagi makhluk hidup dirusak atau dimusnakan tentulah kehidupannya terganggu bahkan dapat mengalami kepunahan. Bila kehidupan mahkluk hidup  terganggu akan mempengaruhi makhluk hidup lainnya, ingat berada dalam satu kesatuan ekosistem yang saling mempengaruhi kehidupan yang lainnya. Ingat pola dan siklus Rantai Makanan. Memiliki hubungan timbal balik satu sama lainnya. Kerusakan hutan akan mempengaruhi kehidupan.


Dan yang lebih luas lagi, akan mempengaruhi kehidupan di Alam Semesta ini, tidak hanya dampak bagi makhluk hidup dihutan juga dalam skala global juga berdampak bagi kehidupan di semesta ini.


Sebagaimana diketahui bahwa hutan memberi fungsi dan peran yang besar bagi kehidupan, pohon- pohon dihutan akan memberikan oksigen (O2) agar kita bisa tetap bernapas. Dan Perkiraan,  Sebatang pohon dapat memberi oksigen bagi kehidupan 2 Orang. Makan semakin banyak pohon ditebang dan semakin luas hutan ditebang, maka semakin banyak oksigen berkurang di alam semesta ini.


Selain itu Pohon- Pohon di hutan, dapat menyerap Karbon ( CO2) atau Polusi  yang banyak bersumber dari Asap Kendaraan Bermotor juga dari Cerobong industri atau Pabrik- Pabrik yang didirikan manusia.


Pembukaan Hutan juga akan memberikan dampak yang besar dan penting bagi kehidupan didalam semesta ini yakni terjadinya perubahan Iklim.

Suhu dipermukaan bumi, daratan dan bahkan lautan dan juga di Atmosfir semakin panas

Karena Panas matahari terperangkap didalam bumi, karena sebahagian besar biasanya panas dibumi, diserap oleh pohon- pohon. Semakin banyak hutan semakin banyak panas yang terserap, sehingga keberadaan hutan dapat menjaga keseimbangan panas dibumi.



Selain itu Pohon-Pohon di hutan dapat menjaga keseimbangan air,  menyeimbangkan tata kelola air hujan. Bila hujan turun akar pohon akan menyerap air , namun bilang kemarau maka akar pohon akan mengeluarkan air yang disimpan secara perlahan.


Maka apabila pohon- pohon telah ditebang akar pohon tidak mampu lagi menyerap air hujan dari langit, dan akar pohon tidak ada lagi yang dapat mengikat Tanah sehingga sif hujan akan mengikis tanah hutan dan lampiasan air hujan dengan sendirinya akan melaju di atas tanah, maka mengakibatkan banjir, erosi dan longsor.  Serta  berbagai alasan logis, klasik dan Normatif lainnya..Seperti bencana yang terjadi baru - baru ini di Sumut, Sumbar dan Aceh yang telah membuka mata kita, berapa perambahan hutan telah meluluh lantakkan Pulau Sumatera dan semoga bencana menjadi ikhtibar bagi kita semua betapa alam yang kita rusak berimplikasi negatif secara langsung bagi kehidupan manusia itu sendiri.***


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama