MEDAN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pendawa Sumatera Utara hadir sebagai narasumber dalam kegiatan “Punggahan dan Living Islam”, sebuah tradisi Jawa dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, yang digelar oleh Komunitas Pencinta Ilmu, Pengetahuan dan Intelektual (KOPI PAHIT) di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).
Presiden KOPI PAHIT UINSU, Dr. Usiono, MA, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk penguatan tradisi Islam Nusantara yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
“Kami mengundang organisasi paguyuban Pendawa sebagai salah satu narasumber untuk menjadi pembicara dalam acara Punggahan dan Living Islam,” ujar Usiono.
Dalam kesempatan tersebut, DPW Pendawa Sumut diwakili oleh Mas Eko Blangkon, Wakil Ketua Bidang OKK, yang tampil sebagai pembicara dan menyampaikan makna tradisi punggahan dalam konteks spiritual dan sosial umat Islam.
Acara ini turut dihadiri oleh para akademisi, cendekiawan, tokoh masyarakat, serta pimpinan paguyuban Jawa di Sumatera Utara, sehingga menambah kekhidmatan sekaligus memperkuat nilai kebudayaan dan keagamaan dalam menyambut Ramadhan.
Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh KOPI PAHIT UINSU tersebut.
Ruslan menegaskan bahwa tradisi punggahan merupakan warisan Islam Indonesia, khususnya masyarakat Jawa, yang harus terus dilestarikan.
“Punggahan adalah tradisi umat Islam Indonesia yang bertujuan meningkatkan iman, rasa syukur, mempererat tali silaturahmi, serta mempersiapkan diri lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan ridho-Nya,” ungkap Ruslan.
Ia juga menutup dengan pesan menyambut bulan suci.
“Marhaban ya Ramadhan, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
(

Posting Komentar