Medan- Ketua Ansor Kota Medan, Muhammad Husein, menyatakan dukungan terhadap langkah tegas Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang melakukan sidak ke kantor Meta terkait kepatuhan platform terhadap regulasi di Indonesia.
Menurut Husein, maraknya disinformasi dan penipuan digital di berbagai platform media sosial telah meresahkan masyarakat, termasuk di daerah. Hoaks kesehatan, provokasi berbasis isu keagamaan, serta praktik penipuan daring dinilai semakin masif dan berdampak langsung pada ketertiban sosial.
“Kami di Ansor Kota Medan melihat sendiri bagaimana hoaks dan penipuan di platform seperti IG atau Whatsapp merugikan masyarakat. Banyak warga menjadi korban scam, bahkan terpapar disinformasi yang memecah belah,” ujar Muhammad Husein.
Ia menegaskan bahwa langkah pemerintah merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi rakyat di ruang digital. Menurutnya, platform global yang beroperasi dan memperoleh keuntungan di Indonesia wajib tunduk pada hukum nasional serta memastikan sistem moderasi konten berjalan efektif.
“Indonesia bukan sekadar pasar digital. Ada aturan yang harus dihormati. Kami mendukung upaya pemerintah untuk meminta transparansi algoritma dan peningkatan moderasi konten demi keamanan publik,” tegasnya.
Ansor Kota Medan juga mendorong agar komitmen perbaikan dari pihak platform benar-benar diwujudkan secara konkret, bukan hanya pernyataan di atas kertas.
“Ruang digital harus menjadi ruang yang sehat, produktif, dan memperkuat persatuan. Negara tidak boleh kalah oleh arus disinformasi. Kami siap mendukung langkah-langkah perlindungan masyarakat di dunia digital,” tutup Husein.rel

Posting Komentar