Profesor Irwandi Jaswir, ilmuwan jenius berhasil menciptakan teknologi pelacak DNA babi dan alkohol Terkendala Biaya



Medan -Banyak yang belum menyadari bahwa salah satu tokoh paling berpengaruh dalam industri halal dunia adalah seorang pria asli kelahiran Medan. Dia adalah Profesor Irwandi Jaswir, ilmuwan jenius yang berhasil menciptakan teknologi pelacak DNA babi dan alkohol pada makanan serta kosmetik dengan kecepatan dan akurasi tingkat tinggi. Selain itu, dia juga sukses menemukan formula pengganti gelatin babi menggunakan bahan dasar ikan dan unta yang dijamin halal._


_Namun sungguh ironis, impiannya untuk membangun pusat riset halal raksasa di Indonesia harus berujung kekecewaan. Berbekal ilmu dan niat tulus untuk negaranya, usahanya justru terhambat oleh lambatnya birokrasi dan minimnya dukungan dana penelitian di tanah air. Fasilitas yang kurang memadai memaksanya untuk memendam sementara mimpi besar tersebut._


_Merasa potensinya tidak berkembang di negeri sendiri, dia akhirnya menerima pinangan dari negara tetangga. Di Malaysia, takdirnya berubah drastis. Dia tidak hanya disambut secara terhormat, tetapi juga diberikan fasilitas laboratorium super canggih dan kucuran dana riset yang melimpah. Universitas Islam Antarabangsa Malaysia bahkan langsung mengangkatnya menjadi guru besar tetap._


_Puncaknya terjadi pada tahun 2018, ketika dunia internasional secara resmi mengakui kehebatannya. Profesor Irwandi Jaswir dianugerahi penghargaan bergengsi King Faisal International Prize. Penghargaan yang sering disebut sebagai Hadiah Nobel bagi dunia Islam ini diserahkan langsung oleh Raja Arab Saudi atas dedikasi dan penemuannya yang menyelamatkan umat._


_Kini, penemuan ilmuwan kebanggaan Sumatera tersebut digunakan oleh berbagai pabrik dan lembaga kesehatan di berbagai penjuru bumi. Sebuah fakta yang menyisakan rasa perih, di mana negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia justru pernah menyia-nyiakan pionir teknologi halal terhebat yang pernah ada._


https://chat.whatsapp.com/KrBMe5D8RwA0BMVj4M2dkz

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama