Medan - Kepala Dinas PMPTSP Sumut Nurbaiti Harahap mengatakan, Panitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 terus mematangkan persiapan pelaksanaan pameran yang akan diikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, BUMN, serta berbagai instansi vertikal, ucap
Kepala Dinas PMPTSP Sumut Nurbaiti Harahap dalam konpers di Gedung Keong PRSU Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (1/7).
Hingga saat ini, sebanyak 22 OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah memastikan keikutsertaannya dengan membuka stan pameran di kawasan PRSU. Beberapa biro di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara juga bergabung dalam satu stan untuk memperkenalkan berbagai program dan layanan kepada masyarakat.
Selain OPD, sebanyak 10 instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan mitra turut berpartisipasi dalam pameran. Di antaranya PT PLN, PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bank Sumut, sejumlah perbankan, PTPN, PT Perkebunan Deli, Rumah Sakit Umum Haji Medan, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, serta Universitas Panca Budi.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk menghadirkan layanan publik secara langsung kepada pengunjung. Sejumlah layanan yang akan tersedia antara lain perpustakaan keliling, mobil pelayanan kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan gratis, serta mobil Samsat Keliling yang memungkinkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor saat berkunjung ke lokasi PRSU.
Seluruh peserta pameran saat ini memasuki tahap akhir persiapan pembangunan stan. Panitia menargetkan seluruh stan telah rampung sebelum pembukaan PRSU pada Juli 2026.
Panitia juga mengajak media massa untuk membantu menyosialisasikan pelaksanaan PRSU ke-50 kepada masyarakat luas. Tahun ini menjadi momentum istimewa karena merupakan penyelenggaraan PRSU emas atau edisi ke-50, sekaligus menjadi ajang yang kembali digelar setelah sempat vakum selama dua tahun.
Panitia menargetkan sedikitnya 300 ribu pengunjung menghadiri PRSU tahun ini, bahkan optimistis jumlah tersebut dapat terlampaui. Tingginya jumlah pengunjung diharapkan mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.red

Posting Komentar