MEDAN — Kerjasama kembar kota / kota bersaudara antara Kota Medan dan Pulau Pinang yang telah berjalan sejak 10 Oktober 1984 — hampir 42 tahun lalu — kini berbuah prestasi gemilang. Dalam ajang IMT-GT ke-32 Tahun 2026, kedua kota sekaligus meraih penghargaan bergengsi atas keberhasilan menerapkan pembangunan perkotaan berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Gala Dinner 32nd IMT-GT Ministerial Meeting and Related Meeting di JW Marriot Hotel Medan, Rabu malam, 9 September 2026, oleh Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian dan Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah. Penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi kota dan wilayah di kawasan Indonesia–Malaysia–Thailand yang sukses menerapkan pembangunan perkotaan berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Pulau Pinang menyabet dua penghargaan: Gold Award untuk Literasi Karbon & Iklim, serta Bronze Award untuk Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan. Sementara itu, Kota Medan berhasil meraih Green City Award kategori Emas untuk Ekonomi Sirkular dan Efisiensi Sumber Daya.
Penyerahan penghargaan diwakili oleh Encik Shahmi Azhan bin Md. Salleh, Perancang Bandar Jabatan Perancangan Pembangunan Majlis Bandaraya Pulau Pinang, mewakili Datuk Bandar Pulau Pinang Ir. Rajendran P. Anthony. Acara berlangsung di Adi Mulia Hotel Medan, Kamis pagi, 10 September 2026, disambut kedatangan H. Ikrom Helmi Nasution, SH — Presiden Persatuan Tenis Meja Eksekutif Sumut dan mantan Kepala Bagian Hubungan Antar Kota dan Daerah Kota Medan — bersama Penasehat PTM Esu Drs. H. Zukirman, MAP.
Dari sisi Malaysia, sebanyak empat pemerintah kota turut meraih penghargaan dalam ajang ini: Majlis Bandaraya Alor Setar, Majlis Bandaraya Pulau Pinang, Majlis Bandaraya Seremban, dan Majlis Perbandaran Manjung.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga meninjau kembali sejarah panjang kerjasama "Twin City / Kota Bersaudara" yang telah terjalin puluhan tahun. Sejak dirintis 42 tahun silam, berbagai program pertukaran telah berjalan — mulai dari pertukaran pelajar, festival makanan, hingga pertukaran budaya dan kerjasama di berbagai sektor. Semua pihak berharap program-program yang telah dirintis dapat berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang.
Kehadiran tokoh-tokoh seperti Majlis Bandaraya Seremban Dato' Ir. Ts. Haji Masri bin Baharuddin, Encik Hj. Nazri Pengarah Perancangan MBS, serta Majlis Bandaraya Alor Setar Datuk Haji Abdul Ghafar bin Yahya beserta rombongan semakin mempererat silaturahmi. Diharapkan pertemuan ini dapat meningkatkan kerjasama di berbagai bidang yang memberikan manfaat nyata bagi pemerintah maupun masyarakat kedua belah pihak.
"Semoga kerjasama ini terus tumbuh dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat kedua negeri ini," ujar perwakilan kedua belah pihak di akhir pertemuan.

Posting Komentar