Srikandi Pendawa Medan Hadiri Diskusi “Ngumbar Komunitas” di Hotel Raaz Plaza



MEDAN – Srikandi DPC Pendawa Kota Medan menghadiri kegiatan diskusi publik bertajuk “Ngumbar Komunitas” yang digelar di Hotel Raaz Plaza, Jalan Dr. Mansyur, Medan, Senin (1/9/2026).

Kehadiran Srikandi Pendawa Kota Medan dipimpin Ketua Srikandi, Supartini, bersama sejumlah anggota. Mereka hadir memenuhi undangan panitia sekaligus memanfaatkan forum tersebut untuk menambah wawasan dan pengetahuan melalui kajian serta diskusi yang menghadirkan sejumlah narasumber.

Supartini mengatakan, kehadiran Srikandi Pendawa bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para anggota untuk memperluas wawasan mengenai berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kehadiran kami di sini atas undangan panitia. Kami ingin menimba ilmu dan wawasan melalui kajian dan diskusi yang dilaksanakan dalam kegiatan Ngumbar Komunitas ini,” ujar Supartini.

Menurutnya, kegiatan diskusi publik seperti ini penting bagi organisasi kemasyarakatan, khususnya kaum perempuan yang tergabung dalam Srikandi Pendawa. Dengan mengikuti forum-forum intelektual dan kemasyarakatan, anggota diharapkan semakin memiliki kemampuan dalam memahami berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, memberikan apresiasi atas kehadiran Srikandi Pendawa Kota Medan dalam kegiatan tersebut.

Ruslan menilai kegiatan diskusi publik yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan wawasan secara gratis merupakan kegiatan positif yang perlu terus didukung.

“Saya memberikan apresiasi kepada Srikandi Pendawa Kota Medan yang hadir mengikuti kajian dan diskusi publik ini. Mudah-mudahan warga Pendawa, khususnya Srikandi Pendawa, mendapatkan bekal ilmu dan wawasan dari berbagai hal yang disampaikan para narasumber,” kata Ruslan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diikuti kader-kader Pendawa di berbagai kesempatan. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga harus mampu meningkatkan kapasitas dan pengetahuan anggotanya.

“Ilmu dan wawasan merupakan modal penting bagi setiap anggota organisasi. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat,” pungkasnya.

1 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama