Medan- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Medan, Zainul Anwar, SM mengapresiasi langkah tegas Polri dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Medan. Namun ia mengingatkan, pemberantasan jangan berhenti di seremoni.
Dalam pernyataan persnya, Kamis (22/10/2026), tokoh pemuda Kota Medan ini menegaskan, narkoba sudah menjadi ancaman nyata yang merusak mental dan masa depan generasi muda.
“Penyalahgunaan narkoba ini harus diberantas sampai ke akar-akarnya. Generasi muda kita hancur mentalnya gara-gara narkoba. Ini darurat! Aparat jangan main-main, sikat habis pengguna apalagi bandarnya,” tegas Zainul.
Menurutnya, banyaknya kasus narkoba yang menjerat anak muda menjadi alarm keras bagi semua pihak. Ia meminta Polri tidak tebang pilih dan tidak hanya pencitraan sesaat.
“Jangan kinerja pemberantasan narkoba hanya seremonial. Tangkap hari ini, besok lepas lagi. Rakyat butuh bukti, bukan seremoni. Kita butuh Kota Medan yang bersih, bukan kota yang dikuasai bandar,” ujarnya tajam.
Zainul juga mendorong langkah lebih progresif. Ia meminta Polri bersama BNN, TNI dan instansi terkait tidak hanya menyasar kampung-kampung dan anak muda, tetapi juga melakukan tes narkoba secara terbuka terhadap PNS dan pejabat.
“Berantas narkoba harus adil. Jangan cuma rakyat kecil yang dites. PNS, pejabat juga harus dites. Kalau mau bersih, bersihkan dari atas sampai bawah. Baru namanya komitmen,” tambahnya.
Ia berharap Kota Medan ke depan mampu melahirkan generasi emas yang bersih dari narkoba untuk membawa Kota Medan menjadi kota yang lebih baik, berani, dan terdepan.
“Medan harus bebas narkoba. Kalau generasi mudanya bersih, masa depan Medan pasti maju,” pungkasnya. Dedi

Posting Komentar