TANJUNGBALAI — Teror terhadap insan pers kembali terjadi. Sebuah mobil milik wartawan media online TambunPos.com, Juanda, diduga sengaja dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK), Kamis malam (29/1/2026), sekitar pukul 19.00 WIB.
Mobil jenis minibus Suzuki Baleno warna putih itu dibakar tepat di depan rumah korban di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.
Juanda menduga kuat aksi teror tersebut berkaitan dengan aktivitas jurnalistiknya yang belakangan gencar memberitakan dugaan praktik kotor oknum bank milik negara (plat merah) di Kota Tanjungbalai.
Menurut Juanda, peristiwa itu pertama kali diketahui setelah tetangga rumahnya berteriak memberi tahu bahwa mobilnya disiram bahan bakar dan dibakar.
“Sekitar pukul 19.00 WIB, tetangga berteriak sambil mengatakan mobil saya disiram BBM lalu dibakar oleh OTK,” ujar Juanda kepada wartawan.
Beruntung, api tidak sempat membesar. Berkat kesigapan warga sekitar, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum menjalar dan menghanguskan seluruh bagian kendaraan.
“Alhamdulillah api belum sempat menjalar. Atas bantuan warga, api bisa dipadamkan,” sambungnya.
Usai kejadian, Juanda langsung mengecek rekaman CCTV di rumahnya. Dari hasil rekaman, terlihat jelas seorang pria berpostur kurus dan tinggi, mengenakan helm, datang menggunakan sepeda motor sambil membawa dua kantong plastik berisi bahan bakar minyak (BBM).
“Pelaku langsung menyiramkan BBM ke mobil lalu menyalakan api,” jelas Juanda.
Tak hanya satu pelaku, rekaman CCTV juga menunjukkan seorang pria lain yang mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX melintas dan melemparkan api ke arah mobil korban.
Juanda menegaskan, selama ini dirinya tidak pernah memiliki persoalan pribadi dengan siapa pun. Namun, teror tersebut diduga kuat berkaitan dengan pemberitaan yang ia lakukan terkait dugaan praktik percaloan dan pencairan Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif oleh oknum nakal di salah satu bank plat merah di Kota Tanjungbalai.
“Selama ini saya tidak pernah punya masalah dengan siapa pun. Tapi karena saya gencar menyoroti kelakuan oknum nakal bank plat merah, sekarang saya diteror sampai mereka tega membakar mobil,” tegasnya.
Atas kejadian tersebut, Juanda telah melaporkan kasus teror dan pembakaran kendaraan itu ke Polres Tanjungbalai. Ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku serta motif di balik aksi yang dinilainya sebagai upaya pembungkaman terhadap kebebasan pers.
“Saya berharap polisi segera mengungkap pelaku pembakaran mobil ini. Ini bukan hanya teror terhadap saya, tapi juga ancaman serius bagi kebebasan pers,” pungkasnya.

Posting Komentar