MEDAN – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, menggelar temu ramah dengan Presiden Dewan Perniagaan Usahawan Malaysia (DPUM), Datuk Sri Abu Hasan bin Noor, di Kota Medan, Selasa (28/1/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut menjadi bagian dari kunjungan resmi rombongan DPUM ke Sumatera Utara (Sumut) dalam rangka menjajaki kerja sama perdagangan dan ekonomi antara Malaysia dan pelaku usaha di Sumut, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan Presiden DPUM ke Sumut merupakan sinyal positif atas besarnya potensi ekonomi daerah ini.
“Dengan hadirnya Presiden Dewan Perniagaan Usahawan Malaysia ke Sumatera Utara, ini menandakan bahwa Sumut memiliki potensi dan pangsa pasar yang sangat menjanjikan ke depan,” ujar Ruslan.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat berlanjut pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang konkret, khususnya dalam penguatan perdagangan, investasi, dan pengembangan UMKM lokal agar mampu menembus pasar regional maupun internasional.
Sementara itu, Presiden DPUM Datuk Sri Abu Hasan bin Noor menyatakan pihaknya melihat peluang besar dalam kerja sama ekonomi dengan Sumatera Utara. Menurutnya, daerah ini memiliki prospek usaha yang baik serta ketersediaan tenaga kerja yang memadai.
“Kami melihat potensi perdagangan dan usaha di Sumatera Utara ke depan cukup baik dan menjanjikan. Selain itu, ketersediaan tenaga kerja juga menjadi salah satu keunggulan,” ungkapnya.
Datuk Sri Abu Hasan berharap kerja sama perdagangan dan ekonomi antara Malaysia dan Provinsi Sumatera Utara dapat segera terwujud dan memberi manfaat bagi kedua belah pihak.
Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin, SE, pengusaha kosmetik kecantikan di Medan sekaligus pengundang acara, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Presiden DPUM beserta rombongan ke Kota Medan.
Ia menjelaskan bahwa DPUM di Malaysia memiliki peran strategis yang setara dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dalam mendorong pertumbuhan dunia usaha dan investasi.
“DPUM ini kalau di Indonesia setara dengan KADIN. Kami berharap pertemuan ini membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas bagi pelaku usaha di Sumatera Utara,” ujarnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan makan malam bersama sebagai simbol penguatan hubungan persahabatan dan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Malaysia.

Posting Komentar