Turnamen Pingpong Lansia Se-Kota Medan Lahirkan Pembentukan PTM Lansia Kota Medan Periode 2026–2031



MEDAN – Turnamen Pingpong Lansia Se-Kota Medan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi para pecinta tenis meja usia lanjut, tetapi juga melahirkan sebuah organisasi baru, yakni Persatuan Tenis Meja (PTM) Lansia Kota Medan Periode 2026–2031.

Pembentukan PTM Lansia Kota Medan diumumkan di sela-sela kegiatan turnamen yang berlangsung meriah dan diikuti puluhan peserta lansia dari berbagai kecamatan di Kota Medan. Kehadiran organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah resmi bagi para pemain tenis meja senior untuk terus aktif berolahraga, menjaga kesehatan, serta mempererat persaudaraan di kalangan lansia.



Ketua PTMESU Sumatera Utara, H. Ikrom Helmi Nasution, mengatakan bahwa pembentukan PTM Lansia Kota Medan merupakan langkah strategis untuk mengakomodasi semakin meningkatnya minat para lansia terhadap olahraga tenis meja.

"Perkembangan tenis meja di kalangan lansia sangat menggembirakan. Karena itu diperlukan wadah khusus yang dapat menjadi tempat berkumpul, berlatih, dan berkompetisi bagi para senior," ujarnya.

Menurut Ikrom, keberadaan PTM Lansia Kota Medan juga menjadi bukti bahwa para lansia tetap mampu berkontribusi dan aktif dalam kegiatan olahraga maupun sosial di tengah masyarakat.



Sementara itu, Ketua PTMESU Kota Medan, Bustami Syah, menilai tenis meja merupakan olahraga yang sangat cocok bagi kalangan lanjut usia karena mampu melatih kebugaran tubuh, refleks, konsentrasi, serta menjaga kesehatan jantung dan pernapasan.

"Melalui organisasi ini kami berharap semakin banyak lansia yang bergabung dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, diumumkan susunan kepengurusan PTM Lansia Kota Medan Periode 2026–2031 yang terdiri dari sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan pecinta tenis meja senior. H. Ikrom Helmi Nasution dipercaya sebagai Ketua Umum untuk memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan.

Ketua Pengprov PTMSI Sumatera Utara, , menyambut baik pembentukan PTM Lansia Kota Medan. Menurutnya, organisasi ini dapat menjadi contoh pembinaan olahraga lansia yang terstruktur dan berkelanjutan di Sumatera Utara.

"Kami berharap PTM Lansia Kota Medan mampu menjadi motor penggerak pembinaan olahraga bagi para senior dan menjadi inspirasi bagi daerah lain," ujarnya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Medan yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, H. Tengku Chairuniza. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa lansia merupakan aset bangsa yang harus terus diberdayakan.

"Turnamen ini dan lahirnya PTM Lansia Kota Medan menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap sehat, aktif, dan produktif. Ini sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Medan yang ramah lansia," katanya.

Selain pertandingan tenis meja, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis, partai ekshibisi, serta pemberian penghargaan kepada peserta tertua yang masih aktif bertanding.

Dengan terbentuknya PTM Lansia Kota Medan Periode 2026–2031, para peserta berharap olahraga tenis meja semakin berkembang di kalangan lanjut usia dan menjadi sarana menjaga kesehatan sekaligus memperkuat tali silaturahmi antarwarga senior di Kota Medan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama