Tokoh Mandailing H. Syahrir Nasution Sesalkan Penghadangan UAS di Kutai Barat



MEDAN – Tokoh Mandailing yang juga Wakil Ketua Himpunan Keluarga Muslim (HIKMA) Sumatera Utara, H. Syahrir Nasution, menyayangkan aksi penghadangan terhadap rombongan Ustaz Abdul Somad (UAS) saat menghadiri Tabligh Akbar di Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Menurut Syahrir, perbedaan pandangan tidak seharusnya diwujudkan dalam bentuk tindakan yang menghalangi seseorang menyampaikan dakwah maupun menghadiri kegiatan keagamaan yang berlangsung secara damai.

"Kami sangat menyesalkan peristiwa penghadangan terhadap Ustaz Abdul Somad. Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, serta kebebasan menjalankan agama dan menyampaikan dakwah sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Syahrir mengajak seluruh elemen masyarakat agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pandangan yang dapat memicu konflik antarkelompok.

Ia juga mengapresiasi aparat keamanan yang dinilai mampu mengendalikan situasi sehingga kegiatan Tabligh Akbar tetap berlangsung dengan aman dan tertib.

"Kita berharap semua pihak mengedepankan dialog, saling menghormati adat istiadat dan keyakinan masing-masing, serta menjaga persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Jangan sampai tindakan segelintir orang merusak kerukunan yang selama ini telah terbangun," katanya.

Syahrir menegaskan bahwa dakwah seharusnya menjadi sarana memperkuat nilai-nilai moral, persaudaraan, dan persatuan bangsa, bukan menjadi alasan munculnya gesekan di tengah masyarakat.

Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang dan seluruh elemen masyarakat terus menjaga keharmonisan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama