Di Forum ANCAM PRABOWO, Muhammad Safrizal Almalik Desak Presiden Copot Seskab dan Dirut PLN

 


Medan – Kader Militan Nahdlatul Ulama, Muhammad Safrizal Almalik, melontarkan kritik keras terhadap sejumlah pejabat pemerintahan saat menghadiri forum yang digelar kelompok ANCAM PRABOWO (Aksi Nasional Cabut Mandat Prabowo).

Dalam orasinya, Safrizal mendesak Presiden RI, Prabowo Subianto, agar segera mengevaluasi dan mencopot Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta Direktur Utama PLN dari jabatan mereka.

Menurut Safrizal, desakan tersebut didasarkan pada berbagai persoalan yang dinilai telah menjadi perhatian publik.

"Sudah sangat terang benderang pelanggaran yang gamblang melintang di depan mata bangsa yang sudah semakin cerdas," tegas Safrizal yang juga dikenal sebagai Presiden Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor (GAGAK).

Soroti Status Seskab

Dalam pernyataannya, Safrizal menyoroti posisi Teddy Indra Wijaya yang berasal dari kalangan militer dan kini menjabat sebagai Sekretaris Kabinet.

Ia berpendapat bahwa jabatan Sekretaris Kabinet merupakan jabatan sipil yang harus dijalankan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi. Menurutnya, status dan mekanisme penempatan pejabat dari lingkungan militer ke jabatan sipil harus dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Safrizal juga mengkritik percepatan karier militer yang diterima Teddy. Menurutnya, sistem promosi dan kenaikan pangkat di lingkungan militer harus tetap mengedepankan prinsip meritokrasi, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

"Kita ingin semua proses berjalan transparan dan sesuai aturan. Jangan sampai muncul persepsi adanya perlakuan istimewa yang mencederai rasa keadilan," ujarnya.

Kritik Kinerja PLN

Selain menyoroti Sekretaris Kabinet, Safrizal juga mengkritik kinerja manajemen PLN menyusul berbagai gangguan pasokan listrik yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan pelayanan kelistrikan yang andal karena listrik merupakan kebutuhan vital bagi aktivitas ekonomi maupun kehidupan sehari-hari.

"Rakyat tidak cukup hanya mendengar permintaan maaf setiap kali terjadi gangguan. Yang dibutuhkan adalah pembenahan sistem, peningkatan infrastruktur, dan jaminan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan," katanya.

Ia menilai pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran pimpinan PLN apabila dinilai tidak mampu menjawab berbagai persoalan yang terus berulang.

Minta Presiden Bertindak

Dalam kesempatan tersebut, Safrizal meminta Presiden Prabowo mengambil langkah tegas terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, evaluasi terhadap pejabat negara merupakan bagian penting dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Forum ANCAM PRABOWO sendiri merupakan wadah sejumlah organisasi masyarakat yang menyuarakan berbagai tuntutan terkait reformasi birokrasi, penegakan hukum, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sekretariat Kabinet maupun manajemen PLN terkait pernyataan dan tuntutan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Catatan Redaksi: Pernyataan mengenai dugaan pelanggaran aturan oleh pejabat tertentu merupakan pendapat dan klaim narasumber dalam forum tersebut. Penilaian mengenai ada atau tidaknya pelanggaran hukum merupakan kewenangan lembaga yang berwenang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.rel


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama